Tok! OJK Sanksi Tanifund Gara-Gara Ini

Tanifund

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan sanksi kepada anak perusahaan TaniHub Group, yaitu financial technology (fintech) TaniFund.

“Tanifund sedang dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Lembaga Penjamin dan Dana Pensiun, Ogi Prastomiyono dikutip Kamis (6/4).

Ogi mengungkapkan, per 10 Maret 2023 Tanifund telah diminta untuk memenuhi rekomendasi yaitu diantaranya melakukan penyelesaian pendanaan yang masuk dalam kategori macet.

OJK terus melakukan monitoring pemenuhan tersebut secara ketat dalam rangka memastikan perlindungan konsumen dan memitigasi kerugian lebih lanjut.

“OJK sedang dalam proses melakukan penelaahan mengenai beberapa dokumen pemenuhan sanksi sebagaimana dimaksud yang telah disampaikan Tanifund,” sebutnya.

Selain itu, Ogi mengatakan, per Februari 2023, terdapat 19 penyelenggara yang memiliki TWP90 lebih dari 5%. Angka tersebut lebih kecil apabila dibandingkan dengan posisi Desember 2022 sebanyak 21 penyelenggara dan bulan Januari 2023 sebanyak 25 penyelenggara.

“OJK terus melakukan monitoring terhadap perubahan TWP90, pada perusahaan yang memiliki TWP90 di atas 5%, OJK memberikan surat pembinaan dan meminta mereka mengajukan action plan perbaikan pendanaan macet,” jelasnya.

OJK selanjutnya memonitor pelaksanaan action plan mereka dengan ketat. Jika kondisinya lebih buruk, OJK melakukan tindakan pengawasan lanjutan.

Sepanjang awal tahun 2023, TWP90 terus mengalami penurunan dibanding akhir tahun 2022 yang mana pada bulan Januari 2023 sebesar 2,75% dan Februari 2023 sebesar 2,69%.

“Pengenaan sanksi telah diatur sesuai dengan POJK, OJK mengenakan sanksi sesuai dengan pelanggaran dan mengacu pada ketentuan dimaksud. Tentunya tindakan supervisory action dilakukan oleh OJK dalam rangka mitigasi pelanggaran dan memastikan perlindungan konsumen dapat tetap dipenuhi,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*