Segini Harta Anthoni Salim, Bos Indomie & Taipan Tambang RI

BINTAN ISLAND, INDONESIA - JULY 09: Anthony Salim poses during a portrait session on July 09, 2012 in Bintan Island, Indonesia. Anthony Salim or Liem Sien Hong, son of senior Indonesian businessman Sudono Salim or Liem Sioe Liong, is CEO of Salim Group and one of the 10 Most Influential Business Leaders in Indonesia and Asia. He was considered to be integral in the rebuilding of the Salim Group's business empire after it suffered a setback following the 1998 economic crisis. Before the economic crisis, Salim Group was the largest conglomerate in Indonesia with assets of U.S. $ 10 billion. Forbes magazine even named Liem Sioe Liong, founder of the Salim Group, as one of the richest people in the world. (Photo by Yuli Seperi/Getty Images)

Anthoni Salim, merupakan tokoh kunci dari Grup Salim, perusahaan konglomerat yang merupakan induk dari Indofood, Bogasari, Indomaret, dan masih banyak lagi. Berharta US$ 7,5 miliar (Rp111,74 triliun) menurut Forbes 2022, Anthoni yang juga dikenal dengan nama Liem Hong Sien, merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia.

Ia merupakan putra bungsu dari https://www.rtpkas138.xyz/ tiga bersaudara dari anak Liem Sioe Liong atau Sudono Salim yang merupakan generasi pertama Keluarga Salim.

Dalam meniti kesuksesannya, perjalanan Anthoni Salim tidaklah mudah. Setelah menyelesaikan sekolahnya terlebih dahulu pada 1971 di Ewell County Technical dan meraih gelar Bachelor of Arts, saat kembali ke Indonesia ia membantu ayahnya mengurusi bisnis yang memang sudah beranak-pinak.

Dengan tangan dingin sang Anthoni Salim saat menggantikan ayahnya dan terjadi krisis keuangan 1997-1998, ia melego sejumlah aset milik Grup Salim, termasuk harus rela melepas kepemilikan BCA.

Grup Salim memiliki investasi luas di bidang makanan, ritel, perbankan, telekomunikasi, dan energi. Keluarga Salim juga memiliki saham di perusahaan investasi yang terdaftar di Hong Kong, First Pacific yang memiliki aset sebesar US$ 27 miliar di enam negara.

Terbaru, Anthoni Salim masuk bisnis batu bara yang sedang menjadi primadona. Dia menggandeng PT Bumi Resources Tbk (BUMI), entitas milik Grup Bakrie, di mana perusahaan milik Anthoni Salim di Hong Kong akan menjadi pembeli saham private placement BUMI. Harga pelaksanaan dari aksi korporasi ini senilai US$ 1,6 miliar atau setara Rp 23,83 triliun.

Sebelumnya, Anthoni Salim juga sukses dengan dua emiten barang konsumsi yaitu, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan anak usahanya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Produk kedua perusahaan tersebut akrab dan banyak digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Dia juga merupakan orang di balik nama besar Indomaret. Pasalnya, saat ini keberadaan perusahaan jaringan ritel tersebut sudah terdapat 20.000 gerai dan 31 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan rantai pasoknya yang luas dan besar, bisa dibilang bisnis inilah sebenarnya yang sukses membuatnya kaya raya.

Dengan capaian itu, Anthony Salim menyandang sebagai orang terkaya kelima versi majalah Forbes 2022.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*