Pertamina Regional Sulawesi Bayar PBBKB Rp 2 T, Sulsel Terima Rp 892 M

Makassar – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi membayar Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dengan total Rp 2 triliun untuk 6 provinsi selama 2023. Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima Rp 892,7 miliar dari PBBKB tersebut.
“Setoran PBBKB tertinggi selama tahun 2023 berada pada Provinsi Sulawesi Selatan yakni sebesar Rp 892,7 miliar,” ujar Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Fahrougi Andriani Sumampouw dalam keterangannya, Jumat (9/2/2024).

Selain ke Pemprov Sulsel, Pertamina juga menyetor pajak PBBKB ke Pemprov Sulawesi Utara (Sulut), Sulawesi Barat (Sulbar), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Gorontalo. Pemprov Sulsel mendapat jatah paling tinggi dibandingkan 5 provinsi lainnya.

“PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyetorkan PBBKB tahun 2023 kepada 6 Pemerintah Provinsi yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo dengan nilai total sebesar Rp 2 triliun,” bebernya.

“Kemudian disusul oleh Provinsi Sultra sebesar Rp 405 miliar, Provinsi Sulteng sebesar Rp 310 miliar, Provinsi Sulut sebesar Rp 295,5 miliar, Provinsi Gorontalo sebesar Rp 92,5 miliar, dan terakhir Provinsi Sulbar sebesar Rp 87,5 miliar,” rincinya.

Fahrougi menuturkan setoran PBBKB yang diberikan ke pemerintah daerah merupakan bukti Pertamina juga turut andil dalam menambah pendapatan asli daerah (PAD). Dengan begitu, Pertamina secara tidak langsung turut mendorong kemajuan infrastruktur daerah.

“Tingginya setoran pajak kepada pemerintah tentunya tidak lepas dari dukungan masyarakat yang senantiasa menggunakan produk BBM unggulan Pertamina baik yang bersubsidi maupun yang nonsubsidi”, ungkapnya.

Diketahui, PBBKB merupakan pajak atas penggunaan semua jenis bahan bakar cair atau gas untuk kendaraan bermotor dan alat berat. Untuk wilayah Sulawesi dan Gorontalo, Pertamina dikenakan tarif PBBKB jenis BBM subsidi dan jenis BBM khusus penugasan sebesar 5%, dan jenis BBM umum transportasi dan umum industri sebesar 7,50%.

Di Sulut, Sulteng, dan Gorontalo jenis BBM umum sektor industri sebesar 1,29% dan jenis BBM umum pertambangan dan kehutanan sebesar 6,75%. Kemudian di Sultra jenis BBM umum sektor industri, pertambangan, dan kehutanan dikenakan sebesar 6%. Sementara, khusus di Sulbar jenis BBM umum sektor industri dan jenis BBM umum pertambangan dan kehutanan dikenakan tarif PBBKB sebesar 7,5%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*