Kode Keras BRI, Royal Bagi Dividen Jumbo hingga 2027

Gedung Bank BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengklaim memiliki kemampuan membagikan dividen jumbo setidaknya hingga 2027 atau 4 tahun ke depan.

Direktur BRI Sunarso mengatakan https://idpromeja138.com/ bahwa perusahaan yang dia pimpin memiliki capital adequacy ratio (CAR) atau rasio permodalan sebesar 24,9% per Maret 2023. Angka tersebut jauh melampaui ketentuan Basel III, yakni 17%.

Dalam hitungannya, apabila pertumbuhan kinerja BRI menggerus rasio permodalan sebesar 2% setiap tahun, maka artinya perusahaan memiliki ruang untuk tidak menahan laba guna memupuk permodalan hingga 4 tahun ke depan.

Dengan demikian laba BRI dapat digunakan untuk pembagian dividen kepada pemegang saham. “Berapapun labanya harus dibagi dalam bentuk dividen,” kata Sunarso dalam sebuah webinar belum lama ini.

Adapun sepanjang 2022, BRI mengantongi laba bersih senilai Rp51,4 triliun, naik 66,9% secara tahunan (yoy), dengan 85% di antaranya atau Rp43,94 triliun dibagikan dalam bentuk dividen.

Pada tahun lalu, BRI membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp26,4 triliun atau sekurang-kurangnya Rp174,23 per lembar saham. Jumlah ini setara 85 persen dari total laba BRI tahun buku 2021.

Berdasarkan catatan historisnya, sejak 2017 rasio dividen tumbuh tinggi. Pada periode tersebut, rasio dividen bank masih kurang dari 50 persen atau tepatnya 44 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*