Habis Lebaran, Saham Telkom (TLKM) Lompat 3% Lebih

Telkom

Saham emiten telekomunikasi BUMN yakni PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terpantau melesat lebih dari 3% pada penutupan perdagangan Rabu (26/4/2023).

Hingga akhir perdagangan hari ini, saham TLKM ditutup melesat 3,04% ke posisi harga Rp 4.400/unit.

Saham TLKM sudah ditransaksikan sebanyak 18.297 kali dengan volume sebesar 198,98 juta lembar saham dan nilai transaksinya sudah mencapai Rp 875,7 miliar. Adapun kapitalisasi pasarnya saat ini mencapai Rp 435,87 triliun.

Saham TLKM mendapat katalis positif dari momentum Ramadhan dan Lebaran 2023, di mana traffic penggunaan internet meningkat cukup signifikan, terutama dari anak usaha yakni PT PT Telekomunikasi Selular alias Telkomsel.

Vice President Corporate Communications Telkomsel, Saki Hamsat Bramono menyampaikan, pihaknya mencatat pertumbuhan trafik broadband mencapai 11,7% dibanding rerata hari biasa 2023.

Kemudian trafik aplikasi media sosial seperti TikTok meningkat 28,5%, SnackVideo yang mencapai 23,4%, Instagram yang naik 14,2%, serta layanan streaming video YouTube yang meningkat hingga 12%.

Di lain sisi, Telkom juga telah memastikan kualitas layanan dan jaringan telekomunikasi tetap prima di masa puncak mudik Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Hal tersebut dibuktikan Telkom melalui 92 Posko TelkomGroup Siaga RAFI 2023 infrastruktur maupun layanan pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun posko-posko tersebut sebelumnya telah diresmikan pada 18 April lalu.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengungkapkan bahwa posko tersebut di antaranya terdiri dari Posko nasional, regional, divisi fungsi, posko infrastruktur, dan posko anak perusahaan, serta titik-titik lokasi dengan trafik tinggi.

“Mudik tahun ini diperkirakan akan bertumbuh pesat, ditambah dengan dibukanya beberapa jalur tol yang baru dioperasikan untuk mencegah kemacetan. Kita perlu mengantisipasi jaringan di area baru tersebut, agar masyarakat tetap bisa menikmati konektivitas tanpa batas,” ujar Ririek dalam keterangan tertulis, Selasa (25/4/2023).

Selain karena momentum Ramadhan dan Lebaran 2023, rencana perseroan yang akan membagikan dividen juga menjadi penopang saham TLKM pada hari ini.

Sebelumnya, Telkom embeberkan bahwa perusahaan berencana mengucurkan dana dividen sebesar 65%-80% dari total laba bersih di tahun 2022. Di mana, laba bersih pada tahun 2022 tembus Rp25,8 triliun.

“Dividen bisa 65-80%, market juga bagus terlihat, tren harga saham Telkom mulai nanjak ini terlihat dari investor asing sudah ada beli, jadi ini poin bagus untuk bidang telekomunikasi,” ungkap SVP Corporat Communication dan Investor Relation Telkom Ahmad Reza, dikutip Minggu (9/4/2023) lalu.

Reza menambahkan, peningkatan dividen payout ratio (DPR) Telkom ini seiring dengan sentimen pasar yang baik.

Setali tiga uang, VP Investor Relation Telkom Edwin Sebayang mengatakan, hasil dari operated net income TLKM mengalami kenaikan 7,7% dari tahun sebelumnya yang berkisar di angka Rp 24 triliun.

“Jadi itu yang bikin kita optimis yang bisa mendorong dividen itu lebih ke kanan, ke 80 persen yang tadi. Tapi tentu harus ada approval dari kementerian,” ungkap Edwin.

Edwin optimis dividen Telkom tahun 2022 bisa mendekati dividen tahun 2020, yaitu sekitar Rp 168 per saham.

Perlu diketahui, dividen perseroan dari tahun buku 2021 senilai Rp 149,97 per saham. Angka tersebut lebih kecil dari dividen tahun buku 2020 yang sebesar Rp 168,01 per saham.

Adapun total dividen yang dibagikan emiten pelat merah tahun lalu sebesar Rp 14,86 triliun dari tahun buku 2021. Jumlah itu setara dengan 60% dari laba bersih perseroan senilai Rp 24,76 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*